Beranda > Pertanian > Kacang Tanah dan Pohon Industri

Kacang Tanah dan Pohon Industri

Kacang-kacangan telah lama dikenal sebagai sumber protein yang saling melengkapi dengan biji-bijian, seperti beras dan gandum. Komoditi ini juga ternyata potensial sebagai sumber zat gizi lain selain protein, yaitu mineral, vitamin B, karbohidrat kompleks dan serat makanan. Disamping diolah secara tradisional dengan direbus, dikukus, dan disayur, sebenarnya potensi penggunaannya sangat luas untuk menghasilkan produk baru. Misalnya sebagai bahan baku tepung campuran (flour mix) yang dapat digunakan dalam pembuatan berbagai produk pangan, termasuk makanan bayi. Kacang-kacangan dapat menyumbang banyak protein dan zat gizi lain bagi masyarakat di negara maju dan negara berkembang. Karena kandungan seratnya tinggi, maka kacang-kacangan juga dapat dijadikan sumber serat.

Dibandingkan dengan makanan berserat yang dewasa ini tersedia dalam bentuk makanan suplemen dengan berbagai merek dagang, sebenarnya kacang-kacangan juga dapat dijadikan sumber serat yang tidak kalah mutunya. Juga dibandingkan dengan serat makanan dalam buah-buahan dan sayuran yang dikenal dapat mencegah timbulnya kanker, mutu serat makanan dalam kacang-kacangan juga tidak kalah. Bahkan kacang-kacangan mempunyai keistimewaan lain, yaitu berharga murah, berprotein tinggi, kandungan lemaknya pada umumnya baik untuk kesehatan dan mengandung berbagai mineral dalam jumlah yang cukup banyak.

Indonesia memiliki banyak potensi pangan local dari jenis kacang-kacangan. Pemanfaatan kacang-kacangan lokal merupakan alternative  sumber protein nabati yang murah dan dapat terjangkau oleh masyarakat Indonesia. Indonesia memiliki beraneka jenis kacang-kacangan yang potensinya belum sepenuhnya tergali. Kacang merah (Phaseolus vulgaris L.), kacang hijau (Phaseolus radiatus L.) dan kacang tunggak (Vigna unguiculata) merupakan jenis kacang yang berpotensi untuk dikembangkan dalam berbagai produk industri pangan (Husaini, 2000).

Manfaat kacang-kacangan sebagai bahan baku pangan disebabkan karena memiliki nilai gizi yang tinggi dilihat dari kandungan proteinnya dan vitamin B1, sehingga dapat dikonsumsi secara langsung, sebagai bahan makanan dan bahan baku olahan produk industri pangan. Salah satu jenis kacang-kacangan yang sangat baik dikonsumsi adalah kacang tanah.Kandungan protein yang cukup tinggi dari kacang tanah (27%) menjadikan salah satu alasan untuk melakukan diversifikasi kacang tanah tersebut menjadi berbagai macam produk olahan.

Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan tanaman polong-polongan atau legum kedua terpenting setelah kedelai di Indonesia. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan namun saat ini telah menyebar ke seluruh dunia yang beriklim tropis atau subtropis. Republik Rakyat Cina dan India merupakan penghasil kacang tanah terbesar dunia.

Sebagai tanaman budidaya, kacang tanah terutama dipanen bijinya yang kaya protein dan lemak. Biji ini dapat dimakan mentah, direbus (di dalam polongnya), digoreng, atau disangrai. Di Amerika Serikat, biji kacang tanah diproses menjadi semacam selai dan merupakan industri pangan yang menguntungkan. Produksi minyak kacang tanah mencapai sekitar 10% pasaran minyak masak dunia pada tahun 2003 menurut FAO. Selain dipanen biji atau polongnya, kacang tanah juga dipanen hijauannya (daun dan batang) untuk makanan ternak atau merupakan pupuk hijau.

1.1 Informasi nilai gizi yang terkandung dalam kacang tanah

No. Nilai gizi per 100 g (3.5 oz) jumlah
kimia
1 energi 570 kkal
2 Karbohidrat 21 g
3 Gula 0,0 g
6 Serat 9 g
5 Lemak 48 g
7 jenuh 7 g
8 monounsaturated 24 g
9 polyunsaturated 16 g
10 Protein 25 g
11 Triptofan 0,244 g
12 Treonin 0,859 g
13 Isoleucine 0,882 g
14 Leucine 1,627 g
15 Lysine 0,901 g
16 Metionin 0,308 g
17 Sistin 0,322 g
18 Phenylalanine 1,300 g
19 Tyrosine 1,020 g
20 Valine 1,052 g
21 Arginin 3,001 g
22 Histidin 0,634 g
23 Alanin 0,997 g
24 Asam aspartat 3,060 g
25 Asam glutamat 5,243 g
26 Glycine 1,512 g
27 Prolin 1,107 g
28 serin 1,236 g
29 Air 4,26 g
No. Nilai gizi per 100 g (3.5 oz) jumlah
vitamin
1 Tiamin (Vit. B1) 0,6 mg (46%)
2 Riboflavin (Vit. B2) 0,3 mg (20%)
3 Niasin (Vit. B3) 12,9 mg (86%)
4 A. pantotenat(B5) 1.8 mg (36%)
5 Vitamin B6 0,3 mg (23%)
6 Folat (Vit.B9) 246 μg (62%)
7 Vitamin C 0,0 mg (0%)
8 Kalsium 62 mg (6%)
9 Besi mg (16%)
10 Magnesium 184 mg (50%
11 Fosfor 336 mg (48%)
12 Kalium 332 mg (7%)
13 Zinc 3,3 mg (33%)

POHON INDUSTRI KACANG TANAH

Kategori:Pertanian
  1. Juli 12, 2010 pukul 8:41 am

    salam kenal…. tulisan anda sangat menarik bagi kami dalam upaya mengkaji pengembangan kacang tanah ditempat kami. namun ada koreksi sedikit mengenai
    Gambar pohon industri kacang tanah yang kurang jelas sedangkan dari gambar itulah ringkasan seuntuhnya tentang industri kacang tanah bisa diperoleh.

  2. Oktober 11, 2010 pukul 4:26 am

    nice post….salam kenal….

    • April 18, 2011 pukul 8:04 pm

      salam kenal juga kang….makasih buat pujiannya,tapi tulisan saya banyak kekurangannya…..

  3. dhienhud
    September 28, 2012 pukul 10:54 am

    koq gag adaa daftar pustakanya,,,tlong di cantumkan donk….

  4. Juli 31, 2013 pukul 4:08 am

    Thanks for finally writing about >Kacang Tanah dan Pohon Industri |
    Amorphophallus’s Blog <Loved it!

  5. Agustus 5, 2013 pukul 1:23 am

    This blog was… how do you say it? Relevant!
    ! Finally I’ve found something which helped me. Many thanks!

  6. Februari 6, 2014 pukul 8:09 pm

    Wow, incredible weblog layout! How lengthy have you been running a blog for?
    you make blogging glance easy. The total glance of your site is magnificent,
    as well as the content material!

  7. Maret 1, 2014 pukul 3:59 am

    Heya! I’m at work surfing around your blog from my new iphone 3gs!

    Just wanted to say I love reading through your blog
    and look forward to all your posts! Keep up the excellent work!

  8. April 23, 2014 pukul 8:04 am

    I’m not sure exactly why but this site is loading incredibly slow
    for me. Is anyone else having this issue or is it a issue on my end?
    I’ll check back later and see if the problem still exists.

  9. September 19, 2014 pukul 9:42 pm

    Do you have any video off that? I’d care to fiond ouut sokme additional information.

  10. Oktober 14, 2014 pukul 5:21 pm

    Hi mates, nice paragraph and pleasant arguments commented here,
    I am genuinely enjoying by these.

  11. Maret 20, 2015 pukul 11:14 am

    Artikelnya baguss tp gambar bagannya burem pas mau dilihat lebih jelas

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: